Selamat Datang
Sejumlah rakyat Amerika Serikat (AS) INDEX MTO, baru-baru ini menyebut Barack Obama sebagai presiden terbaik dalam kehidupan mereka. Berikut ini alasannya.
Dalam sebuah survei yang dilakukan oleh Pew Research Center, sebanyak 44 persen responden menyebut Obama sebagai presiden terbaik atau terbaik kedua selama masa hidup mereka, BANDAR TOGEL diikuti oleh 33 persen yang menyebut Bill Clinton, dan 32 persen merujuk pada sosok Ronald Reagan.
Dikutip dari Time.com pada Kamis (12/7/2018), para responden hanya menyebut 19 persen dukungan terhadap Donald Trump, yang menempatkannya di peringkat keempat.
Posisi Trump memiliki selisih lebih kecil dari raihan suara yang sama di era kepemimpinan Barack Obama, yang kala itu mendapat sekitar 22 persen AGEN TOGEL dukungan warga Amerika Serikat.
Dalam survei, yang dilakukan dari tanggal 5 hingga 12 Juni lalu, sebanyak 2.002 orang dewasa ditanyai dalam sebuah pertanyaan terbuka: "Presiden mana yang telah melakukan pekerjaan terbaik selama masa hidup Anda?". Mereka diminta menyebutkan pilihan pertama dan kedua mereka.
Di sisi lain, kedua Presiden Bush berada dalam posisi lebih rendah dalam daftar INDEX MTO. George H.W. Bush dan George W. Bush masing-masing memperoleh 14 persen dan 10 persen sebagai yang terbaik oleh seluruh responden.
Jimmy Carter, Gerald Ford, Richard Nixon, Lyndon Johnson, Dwight Eisenhower, Harry Truman dan Franklin Roosevelt hanya mendapat raihan dukungan kurang dari lima persen dari 500 lebih responden berusia produktif BANDAR TOGEL ONLINE.
Secara umum, usia responden sangat berkorelasi dengan tanggapan mereka. Mayoritas kelompok milenial memilih Obama sebayak 62 persen, angka yang lebih tinggi daripada generasi lainnya.
Reagan, di sisi lain, adalah jawaban paling umum di kalangan generasi Baby Boomer, yang kini berusia di kisaran kepala lima.
Popularitas AGEN TOGEL ONLINE yang relatif tinggi terhadap sosok Obama, disebut oleh tim survei terkait, merupakan imbas dari perubahan demografi di Amerika Serikat.
"Misalnya, hanya sekitar sepersepuluh orang dewasa tumbuh bersama eksistensi John F. Kennedy, dan itu sangatlah sedikit populasinya saat ini," ujar salah seorang juru bicara Pew Research Center.

